Selasa, 14 November 2017

WORKSHOP PENILAIAN KURIKULUM 13 EDISI REVISI

Dalam rangka memantapkan penerapan Kurikulum 2013 di SMA , Kepala SMA Negeri 20 Surabaya, Dra. Mamik Pujowati,M.Pd.  bekerja sama dengan beberapa kepala SMA dalam naungan subrayon 20 Surabaya , mengadakan Workshop Bimbingan Teknis Penilaian Kurikulum 2013 selama  sehari pada hari Selasa 14 November 2017 bertempat di SMA  Negeri 20 Surabaya. Peserta berasal dari guru-guru pengampu bidang studi UNBK yang berasal dari beberapa sekolah subrayon 20.

Workshop yang dibuka oleh Dra. Mamik Pujowati,M.Pd  dalam sambutannya mengharapkan peserta dapat memahami tentang penilaian dalam kurikulum 2013 edisi revisi. Pelaksanaan workshop Dibimbing dan didampingi secara langsung oleh Dra,Aniek Sudjiatiningsih,M.Si. Saat pelaksanaan workshop  peserta cukup antusias dan semangat menimba ilmu dan materi baru terkait dengan penerapan penilaian K-13 edisi revisi  yang selama ini banyak guru yang belum memahami perbedaan penilaian kurikulum 2006 dengan kurikulum 2013.


Pemaparan materi, pendampingan yang intens, menarik, santai dan penuh dengan keilmuan menjadikan kegiatan ini magnet tersendiri bagi para guru ingin lebih dalam mengetahui lebih jauh tentang penilaian dari Kurikulum 2013. 
Penilaian dalam Kurikulum 2013 edisi revisi , ternyata justru menarik untuk dikaji dan ditelaah sehingga dapat diketahui perbedaannya dengan penilaian kurikulum sebelumnya, terutama tentang penilaian sikap dan ketrampilan. Sehingga isu menakutkan terkait dengan sulitnya penerapan dan teknis penilaian yang dianggap merepotkan dan terlalu idealis ini, justru terasa mudah untuk diterapkan.

Di akhir kegiatan workshop  ditutup oleh Ibu Supratman,S.Pd. selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMA Negeri 20 Surabaya sebagai ketua subrayun 20. disimpulkan Penilaian Kurikulum 2013 di SMA Negeri 20 Surabaya beserta anggota subrayon 20 siap  dijalankan .
(Red, priyo)

Minggu, 12 November 2017

BASKET PUTRA TWENTY JUARA KEDUA SMALA CUP


Kegiatan ekstrakurikuler Bola Basket SMA Negeri 20 Surabaya mengukir prestasi di ajang SMALA CUP 2017 sebagai juara kedua. Prestasi ini  telah mengharumkan nama SMA Negeri 20 Surabaya dalam kegiatan bola basket di Jawa Timur karena dalan event ini pesertanya dari wilayah Jawa Timur dan diselenggarakan pada tanggal 11 November 2017 DI DBL Arena.

Selamat untuk Tim Basket Putra SMA Negeri 20 Surabaya yang telah mendapatkan juara kedua dalam pertandingan bola basket Tingkat SMA se-Jawa Timur dalam event SMALA CUP 2017. Seluruh warga SMA Negeri 20 Surabaya merasa bangga memiliki Tim Basket yang dapat berprestasi.

Selasa, 07 November 2017

SMA NEGERI 20 MENGUKIR PRESTASI DALAM LOMBA LHE

Tahun 2017 merupakan tahun penuh prestasi bagi SMA Negeri 20 Surabaya. Dalam Lomba Hemat Energi yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru SMA Negeri 20 Surabaya meraih Juara I katagori Video dan Juara 3 katagori Mural. Penganugerahan pemenang dilakukan di Jakarta di Hotel JS Luwansa pada tanggal 3 November 2017.
Untuk katagori Video SMA Negeri 20 Surabaya mengirimkan dua karya yang dibuat oleh Marcell Widya Rafli kelas XII 4 dan karya Sarahdiva Audreylia Rinaldy kelas XI 6 dan yang mendapatkan juara I karya Marcell Widya Rafli kelas XII 4, Sedangkan untuk katagori Mural Karya kelas XII 7 berhasil sebagai juara ketiga.
Direktur Jenderal EBTKE, Rida Mulyana dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan Lomba Hemat Energi di Sekolah ini adalah mempersiapkan para siswa untuk menjadi sumber daya manusia yang peduli dengan konservasi energi dan menjadi motor penggerak budaya hemat energi di masa yang akan datang.
Rida mengungkapkan harapannya kepada para siswa untuk menjadi inspirator dan motivator bagi lingkungan sekeliling dalam penerapan langkah konservasi energi. “Kami berharap Bapak dan Ibu Guru dapat terus memantau dan mengarahkan anak didik kita untuk peduli dan menerapkan upaya-upaya penghematan energi, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berbudaya hemat energi,” ungkap Rida.
Pada tahun ini, Lomba Hemat Energi melibatkan sekolah-sekolah di lima kota, yaitu Palembang, Wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), Bandung, Surabaya, dan Denpasar.
Selama periode lomba, peserta ditantang untuk menunjukan upaya serta komitmen dari seluruh elemen sekolah dalam menerapkan penghematan energi. Selain itu, para siswa juga mengikuti berbagai kompetisi bulanan, yaitu kompetisi membuat video, jingle, mural, artikel, poster dan fotografi dengan tema hemat energi.

Tim juri pada ajang ini terdiri dari praktisi di bidang konservasi energi, perwakilan Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, PT PLN (Persero), Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, serta Dinas Pendidikan kota Palembang, Bandung, Surabaya, dan Denpasar.

Senin, 30 Oktober 2017

GEBYAR EKSTRAKURIKULER SMA NEGERI 20 SURABAYA

SMA NEGERI 20 Surabaya mengikuti kegiatan Gebyar Ekstrakurikuler SMA yang dilaksanakan di pusat perbelanjaan Royal Plaza Surabaya pada tanggal 30 Oktober 2017. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dengan kegiatan ini diharapkan sebagai wadah untuk menunjukkan kebolehan bakat dan minat para siswa SMA yang ada di Surabaya.





SMA Negeri 20 Surabaya menampilkan tari ngremo sebagai tampilan awal. Tari ngremo ini merupakan hasil kegiatan ekstratari tradisional yang sangat dibanggakan oleh sekolah yang berada di Surabaya Timur ini. Harapan dengan adanya ekstrakurikuler tari tradisional ini adalah menciptakan generasi muda yang tetap mengenal dan mencintai kebudayaan asli Indonesia khususnya budaya Jawa Timur. Di samping kegiatan ektrakurikuler tari tradisional, SMA Negeri 20 Surabaya juga memiliki ekstra tari modern misalnya Dance, Cherrleders, dan Balet. Yang semua ditampilkan dalam ajang Gebyar Ekstrakurikuler SMA ini.

Banyak kegiatan ektrakurikuler yang ditampilkan dalam ajang ini, salah satunya ekstrakurikuler Paskibra ,yang sudah mengukir prestasi nasional,  unjuk kebolehan. Dengan menampilkan gerakan-gerakan yang rancak dan kompak serta ditunjang dengan pakaian yang serasi mendapat sambutan yang cukup meriah dari penonton. Disamping Paskibra ada juga Taekwondo, Fashion Show, Paduan Suara, Banjari, Twester, dan Band.-supriyono-

Minggu, 15 Oktober 2017

EUNOIA E-Magz

SMA NEGERI 20 MENGUKIR PRESTASI LAGI


Perhelatan perlombaan EUNOIA E-Magz Competition 2017 Tingkat SMA/SMK se-Jawa Timur dilaksanakan dari tanggal 7 - 14 September  2017 di beberapa tempat yaitu SMA Negeri 5 Surabaya, Monumen Tugu Pahlawan, Museum Bank Indonesia dan Museum 10 November. Penyelenggara dari kegiatan ini adalah SMA Negeri 5 Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas di bidang jurnalis, desaian, fotografi serta menambah pengalaman untuk para siswa pendidikan menengah kota di Jawa Timur.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 5 Surabaya ini diikuti oleh SMA/SMK yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
Achmad Farhan Aldyno , Andra Putri Larasati, Shakuntalla Putri Zahra, ketiganya siswa SMA Negeri 20 Surabaya kelas XI-1 berhasil meraih prestasi dalam lomba EUNOIA E-Magz Competition 2017 yaitu sebagai juara pertama.
“Saya sangat senang dengan kegiatan ini, bisa ketemu bertemu teman baru, mengadakan perjalanan yang dapat menambah pengetahuan baru, benar-benar kegiatan yang seru, dan ingin ikut lomba semacam ini di tingkat yang lebih tinggi lagi,” kata Achmad Farhan Aldyno.

Rabu, 04 Oktober 2017

PENGENALAN LEADERSHIP DENGAN DIKLAT IT (IT-CAMP)

Haloo apa kabar? Baik kan yaa. Nah dalam artikel ini aku bakal bahas tentang Diklat IT 2017 untuk gen 007 keluarga besar CYBERTWENTY nih. Jadi diklat gen 007 ini baru aja diselenggarakan selama 3 hari 2 malam. Yaitu dari tanggal 29 September - 01 Oktober 2017. Diklat kali ini mengusung tema Technology : The Force of Nature yang memang pas banget sama kondisi terkini hehe. Di jaman yang serba teknologi ini, ga mungkin dong banyak yang ga bisa pake salah satu alat teknologi. Nah maka dari itu, teknologi merupakan kekuatan dari alam, langsung atau secara ga langsung. Tapi kita harus tetap inget, kita harus menggunakan teknologi dengan baik dan tidak boleh disalah gunakan, harus good attitude yaa. 








Di tempat diklat ini, banyak banget memori yang ga bisa dilupain. Mulai dari bercanda bareng, seru seruan dalam memenangkan game, menikmati senja dan matahari terbit bersama kawan kawan.

Di hari pertama pada Jum'at malam misalnya, memang acaranya sedikit, tapi pendirian tendanya bisa banget buat nunjukkin sebesar apa kerjasama dalam team loh. Lalu di hari kedua pada Hari Sabtu, pada hari itu padet banget sama game, dimulai dari senam pagi, peserta mendapat tantangan menjadi instruktur senam secara bergiliran, awalnya sempet kaku, tapi lama kelamaan bisa luwes juga hihi. Lalu dilanjut dengan game - game yang melatih kekompakan. Komunikata yang bikin kesel atau bahasa gaulnya sekarang bikes, lalu ada game kereta buta yang heboh karena instruksi dari orang terakhir yang mengarahkan ga jelas sama sekali. Lalu ada game tuang air dalam botol yang susahnya minta ampun, dan butuh kesabaran dari setiap anggota team. Lalu ada game (ingat kata) yang dibutuhkan konsentrasi dari anggota kelompok yang paling depan untuk mendapat soal yang sangat rumit hehe. Kesel moment nya dimana, semua anggota kelompok sudah bener nyalurin kalimatnya, eh anggota yang terakhir dengerin malah missheard, jadinya bikin kesel deh satu kelompok. At least, itu yang jadi diklat tahun ini menjadi unik dan tak terlupakan.

Lalu malamnya ada acara api unggun yang digunakan buat perkenalan gen dan pembina IT, tujuannya supaya gen 007 ini bisa lebih mengenal tentang Pendiri sekaligus Pembina CYBERTWENTY dan gen gen terdahulu yang sudah ikut serta membuat nama CYBERTWENTY menjadi besar dan terkenal baik. Lalu dilanjut sama jelajah malam, nah ini nih yang paling seru, soalnya apa? Peserta dibangunin jam 12 malam buat keliling kebun teh yang gelap dan mengunjungi pos pos yang ada untuk menerima pertanyaan dengan alat penerangan seadanya, widih ga kebayang kan disaat ngantuk ngantuknya trus dibangunin entah buat apa, tau tau disuruh keliling kebun teh, cukup buat bikin bulu kuduk merinding hihi. Di pos terakhir yang paling seru nih, karena di pos terakhir bakal dikasih pertanyaan terus kalau kamu salah jawab bakal dikasih tepung deh. Sayangnya semua peserta kena tepung hihi. Lalu di hari terakhir ada permainan tepung nih, dimana awalnya semua peserta tertipu sama panitia yang bilang kalau ada belut dipermainan ini. Ekspresinya lucu lucu loh, ada yang geli ada yang santai aja padahal dalam hati geli juga hihi. Saat gamenya selesai, langsung deh perang tepung antar peserta - panitia terjadi wkwk. Saling seru - seruan buat bikin wajah kawan kawannya ga bersih sama sekali. Tapi, itu juga yang bikin diklat ini ga terlupakan di ingatan dan hati.

Nah itu cerita diklat gen 007 yang baru selesai dilaksanain. Seru pastinya hihi, diklat itu pada - BY NADIA XI-4


Minggu, 24 September 2017

PENYERAHAN PIALA KEPADA SMA NEGERI 20 SURABAYA


C:\Users\komite SMAN 20\AppData\Local\Microsoft\Windows\Temporary Internet Files\Content.Word\IMG-20170925-WA0000.jpg
Surabaya, Senin dua puluh lima September 2017 di halaman tengah SMA Negeri 20 Surabaya diadakan upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin dengan pembina upacara Nanang Suherman,M.Si. Salah satu acara dalam kegiatan upacara tersebut adalah penyerahan beberapa piala yang telah berhasil diraih oleh siswa-siswi SMAN 20 Surabaya kepada pihak sekolah.
Beberepa pestasi telah diukir  oleh siswa-siswi SMAN 20 Surabaya antara lain :
  1. Peringkat Umum II dalam Jumbara PMR V yang diadakan oleh PMI kota Surabaya pada tanggal 23 September 2017/
  2. Juara ke-3 Safety Riding Education, atas nama Erdin Handika kelas XII, Final Region Surabaya yang dilaksanakan pada tanggal 11 – 16 September 2017 oleh Yamaha dalam tajuk “Yamaha Goes to School” dan berhak melaju dalam tahap Nasional.
  3. Juara III lomba futsal tingkat SMA sederajat se-Surabaya tahun 2017.
  4. Juara harapan 1 dalam Surabaya Cheerleading Competition dalam rangka memperingati Hari Olah raga Nasional yang diselenggarakan oleh Dispora Surabaya.

Dra.Mamik Pujowati,M.Pd. selaku kepala sekolah sangat  mengapresiasi prestasi nonakademik siswa-siswi SMAN 20 Surabaya dan sangat mengharapkan dapat diimbangi dengan prestasi akademik yang lain walau sampai saat ini prestasi akademik oleh siswa-siswi SMAN 20 Surabaya cukup membanggakan.-Drs Supriyono-