Minggu, 10 Februari 2019

Workshop Peran Guru Menghadapi Pendidikan Abad 21

 Untuk Menyiapkan Peserta Didik Di Era Revolusi Industry 4.0




Jumat 7 Februari 2019, bertempat di ruang serba guna, SMA Negeri 20 mengadakan workshop dengan tema   “ Peran Guru Menghadapi Pendidikan Abad 21 Untuk Menyiapkan Peserta Didik Di Era Revolusi Industry 4.0.”  Seluruh guru menjadi peserta workshop . Dalam sambutannya kepala sekolah Dra. Titik Hariani, M.M. mengatakan bahwa saat ini guru menghadapi persoalan pendidikan yang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kegiatan workshop ini sangat penting yang dapat dijadikan bekal untuk menghadapi era revolusi industry 4.0.

Sebagai nara sumber  H.Martadi,  Dr.M.Sn. ,seorang  yang cukup dikenal di dunia pendidikan. Beliau mengatakan bahwa tantangan seorang guru tidak hanya untuk memandaikan seorang peserta didik saja tetapi yang paling penting adalah membentuk  karakter  sang siswa. Di samping itu sekolah  harus menciptakan sinergi yang harmonis dengan orang tua peserta didik.

Di era revolusi industry 4.0 ini banyak orang tua yang yang tidak mau tahu tentang tanggung jawab mendidk anak. Semua diserahkan kepada guru dan sekolah. Orang tua hanya menunggu hasil pendidikan dari sekolah. H.Martadi, Dr.M.Sn. mengatakan bahwa yang menentukan kesuksesan seorang anak adalah orang tuanya. Dibalik kehebatan seorang anak ada orang tua yang hebat.

Dra.Titik Hariani,M.M, selaku Kepala sekolah mengharapkan dengan adanya workshop ini SMA Negeri 20 Surabaya bisa menjadi sekolah yang bisa menghasilkan  lulusan-lulusan yang pandai  dan berkarakter. Yang pada akhirnya  masyarakat akan mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMA Negeri 20 Surabaya.
Pri.





Rabu, 23 Januari 2019

Ekskul Taekwondo SMAN 20 Meraih Prestasi





Diujung tahun 2019 Ekskul Taekwondo SMAN 20 Surabaya sudah meraih prestasi yang cukup membanggakan. Dalam kejuaraan Ganesha Taekwondo Championship II yang diselenggarakan pada tanggal 18 - 20 Januari 2019 di GOR Singodimedjo kota Ponorogo meraih juara ketiga Junior Kyorugi U 63 Putra atas nama Aradea Wisnu Wardana

Kejuaraan yang diikuti oleh Aradea Wisnu Wardana kali ini merupakan kejuaraan tingkat provinsi dibawah pengawasan Pengprov Taekwondo Indonesia.

Aradea Wisnu Wardana merupakan atlet taekwondo SMA Negeri 20 Surabaya yang selalu giat berlatih saat kegiatan ekskul Taekwondo. Memang ekskul Taekwondo merupakan salah satu kegiatan ekskul yang banyak meraih prestasi baik dalam kejuaran tingkat kota maupun provinsi.

Selasa, 22 Januari 2019

EKSKUL KARATE SMA NEGERI 20 SURABAYA MENDULANG LIMA EMAS








Dalam kejuaraan antar Dojo Funakoshi tingkat kota Surabaya yang diselenggarakan pada 19 -20 Januari
2019 mendulang 6 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Dengan raihan prestasi ini, mereka berhak
bertanding di tingkat nasional.
Siswa yang meraih emas diantaranya
1. Adam Valencia Basvira kelas XII Mia 3 sebagai juara I Kumite Yunior Putra kelas bebas,
2. Anisaa Amelia yang sekarang duduk di kelas XII Mia 1 meraih juara I Kumite Yunior Putri kelas
bebas,
3. Salwa Masahida kelas X Mia 1 meraih juara I Eksebisi Kumite Yunior +53 Putri
4. Jasmine Zahira M.I. kelas X Mia 5 mendapatkan emas dalam katagori Seni Dasar Perorangan
Eksebisi Yunior Putri
5. Ade Nuryuni M. kelas X IS 2 sebagai juara 1 Kumite Kadet Eksebisi Putri +50 kg
Disamping mereka masih terdapat nama Jessica Davina Tanujaya kelas X Mia 2 mendapatkan dua
medali perak dalam katagori Seni Dasar Perorangan Eksebisi Yunior Putrid an Kumite Kadet Eksebisi
Putri +50 kg. “ Waktu ke depan bisa lebih baik lagi, lebih berprestasi lagi, dan bisa membanggakan
sekolah, orang tua, dan sinpe.” Katanya.
Jasmine Zahira M.I. yang saat ini duduk di kelas X IS 2 meraih medali perak dalam katagori Eskebisi
Kumite Yunior +53 Putri. Gadis belia ini masih ingin berprestasi lebih tinggi lagi.
Adam Valencia Basvira yang paling senior memiliki harapan yang sama dengan para yuniornya

Senin, 14 Januari 2019

DRESS PAINTING SMAN 20 SURABAYA

DRESSPAINTING SMA NEGERI 20 SURABAYA MENARIK PERHATIAN JURI


Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mengadakan festival Ekskul dan Pameran Pendidikan pertama kali. Festival diikuti 120 sekolah di Surabaya baik SMA maupun SMK negeri dan swasta. SMA Negeri 20 Surabaya ikut berkiprah di dalamnya. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 12 Januari 2019. Salah satu lomba bertajuk “ Dresspainting “.

Dalam gelaran lomba Dresspainting, SMA Negeri 20 Surabaya yang diwakili Farah Susmita XI 9, Dismayda X1, Dhinny Erlya XI 7, Evelyn Puspa XI 8, Adiibah Afifah XI 5,Nevita Maura XI 5 dan di bawa asuhan Anugerah Oktaria,M.Pd. menciptakan desain yang cukup memukau. Pada pengumuman pemenang lomba Tim SMAN 20 mendapatkan tropy Katagori Bronze.

Prestasi ini sangat membanggakan karena semakin menambah deretan prestasi siswa SMAN 20 baik akademis dan nonakademis. Ini merupakan keinginan semua orang tua peserta didik yang sangat mengharapkan bahwa putra-putrinya bisa meraih prestasi melalui pendidikan di SMA Negeri 20 Surabaya.

Jumat, 11 Januari 2019

PERAN SERTA SMAN 20 SURABAYA DALAM PAMERAN EKSKUL

KIPRAH SMA NEGERI 20 DI JAPEX 2019





Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mengadakan festival Ekskul dan Pameran Pendidikan pertama kali. Festival diikuti 120 sekolah di Surabaya baik SMA maupun SMK negeri dan swasta. SMA Negeri 20 Surabaya ikut berkiprah di dalamnya. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 12 Januari 2019.
Stand SMA Negeri 20 Surabaya yang dipimpin oleh Dra. Titik Hariani,M.M selaku kepala sekolah menempati nomor 107. Stand SMA Negeri 20 Surabaya memamerkan ekskul Bahasa Jepang dan IT. Untuk ekskul Bahasa Jepang yang dibina oleh Drs. Eko Sasmito,M.M. menampilkan pernak-pernik budaya Jepang yang dipandu oleh duta siswa berpakaian khas Jepang. Pengunjung dapat belajar menulis huruf Jepang dengan arahan siswa yang sudah menguasai huruf Katagana dan Hiragana. Ekskul IT dibawah arahan Dwi Santi,S.Kom. menampilkan game yang membuat pengunjung merasa penasaran untuk dapat menyelesaikan tantangan. Di samping game juga ditampilkan pula pembelajaran berbasis IT.
Tampilan dan isi stand SMA Negeri 20 Surabaya bisa menjawab apa yang diharapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Saiful Rachman setelah acara ‘Festival Eskul, Talkshow dan Pemeran Pendidikan’ di Jatim Expo.
Karena saat pembukaan, Saiful mengaku kalau festival dan pameran yang dilaksanakan SMA/SMK se-Surabaya ini memiliki kesan tersendiri. Sebab, festival dan pameran ini baru diadakan pertama kali di Jawa Timur, bahkan se-Indonesia.
Acara ini, ujarnya, dijadikan acuan di seluruh Jawa Timur. Menurut dia, tidak ada salahnya Festival Ekskul dan Pameran Pendidikan ini mulai diadakan di seluruh kabupaten/kota. Kegiatan ini dinilai sangat positif, karena mampu mengurangi pengaruh-pengaruh negatif yang bisa menerpa siswa-siswi SMA/SMK.
“Siswa itukan selama ini jenuh memikirkan mata pelajaran. Mereka  butuh seperti ini, apalagi sekolah orientasinya prestasi terus,” papar Saiful.
Saiful menegaskan, ada perbedaan antara siswa yang pandai dengan siswa yang aktif dalam organisasi semacam OSIS. Jika dihadapkan pada persoalan-persoalan  dilapangan, maka siswa yang bisa mengikuti organisasi sekolah lebih cepat dalam menangani masalah. Mereka tidak akan menyerah dengan berbagai kondisi yang dialami.
Untuk itu, aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan siswa diluar pembelajaran dalam sekolah sangat dibutuhkan. Yang terpenting, bagaimana membuat siswa lebih enjoy dalam mengerjakan pembelajaran di sekolah maupun luar sekolah. “Out put yang kita harapkan, sekolah menyusun kegiatan, orang tua mendukung dan siswa enjoi dalam menjalankan kegiatan ini,” terang dia. (HI.NET)

Rabu, 31 Oktober 2018

Raffi Firta Swandarta Siswa SMA Negeri 20 Surabaya Kejar Tiket Atlet Menembak Puslatda Jatim PON XX

Raffi Firta Swandarta. Foto: Herlambang JNR
Jatim Newsroom - Atlet menembak asal SMA Negeri 20  Surabaya, Raffi  Firta Swandarta mengejar tiket menjadi atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim yang di persiapkan PON XX 2020 mendatang di Papua.
Aambisi, Raffi Firta Swandarta untuk  bisa menjadi atlet Puslatda setelah ia menjadi juara di kejuaraan menembak Piala KONI Surabaya yang berakhir, Minggu (21/10).
Raffi  Firta Swandartab menembak dari klub Brawijaya Surabaya menjadi juara di nomor 10 m air pistol men setelah mengumpulkan total point 547, kemudian juara II di rebut Adi Dwi Harto dari Brawijaya Surabaya dan juara III  di rebut Edo Praman Hari dari Perbakad.
Sementara itu, Raffi  Firta Swandarta mengatakan, akan bertekad untuk bisa masuk di tim menembak Puslatda Jatim karena masih ada waktu untuk menjadi salah satu atlet Jatim untuk bertanding di PON XX mendatang, semua atlet tentunya bermimpi bisa menjadi Jatim dan nasional.
Putra dari atlet menembak Jatim yaitu Firtian Yudit Swandarta ini mengatakan, saya punya mimpi bisa untuk menjadi atlet menembak Jatim syukur-syukur prestasi saya bisa lebih baik dari ayah saya yang sudah menjadi langganan atlet menembak PON Jatim.
Ketua Panitia Marsono di Lapangan Tembak Kodam V Brawijaya Surabaya minggu (21/10) mengatakan kami bersyukur atas suksesnya event kejuaraan memperebutkan Piala Walikota Surabaya 18-21 Oktober di Lapangan tembak Makodam Brawijaya, Surabaya.
Kejuaraan ini bagi atlet-atlet yang mengikuti berasal dari Pengkot/Pengkab Perbakin se Jatim sangat beruntung karena untuk menambah jam terbang dan mental bertanding menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) mendatang, karena cabor menembak merupakan salah satu cabor yang di lombakan di Porprov mendatang.
Di kejuaraan ini diikuti sebanyak 115 penembak, dan harapan dari pengurus di event akan lahir atlet menembak  Jatim yang handal yang nantinya menjadi penerus atlet senior yang tentunya prestasinya lebih baik lagi.
Event ini di gelar yaitu memberdayakan olah raga menembak sebagai salah satu olah raga prestasi. dan mensosialisasikan kegiatan Pengkot Perbakin Surabaya dalam pembinaan olah raga  menembak untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat umum.   

( naskah asli http://kominfo.jatimprov.go.id )