Minggu, 12 Mei 2019

NILAI UN TAHUN PELAJARAN 2018-2019

SEMOGA MENYENANGKAN YA GUESSS
DOWNLOAD DISINI

Jumat, 22 Maret 2019

SOSIALISASI DAN SIMULASI PEMILU

SOSIALISASI DAN SIMULASI PEMILIH PEMULA DI SMU 20 SBY

Hari: kamis,21 Maret 2019
Pukul: 13.00-15.00
Dihadiri 305 siswa kelas 12 SMUN 20 SBY dan babinkamtimas kel.Medokan semampir Bpk.Dani.






Acara dibuka oleh bpk.Nanang selaku humas SMUN 20 SBY yang mengatakan sangat senang dan bangga dengan kedatangan dari PPK dan PPS Sukolilo karena memberikan wawasan  pendidikan pemilu pemula. Narasumber acara tersebut adalah Desy Noor,SE selaku divisi parmas kec.Sukolilo, yang memberikan pengarahan,sosialisasi pemilu, ajakan untuk tidak golput serta simulasi bagaimana mencoblos yang benar serta contoh tanda coblos yang sah dan tidak sah.

Erfan mengatakan bahwa dirinya sangat antusias dan senang ada pihak PPK dan PPS yang memberikan pengetahuan tentang pemilu. Tanggapan serupa juga di sampaikan oleh Niluh, murid kelas XII 4 bahwa " akhirnya saya dapat mengetahui bahwa saya Sudah masuk DPT melalui aplikasi android, saya bisa mencoblos pilihan saya". Diharapkan acara ini dapat memotivasi   pemilih pemula untuk tidak GOLPUT dan memilih calon peserta pemilu sesuai dengan visi,misi yang baik. (DN)

Minggu, 24 Februari 2019

EKSKUL FUTSAL SMAN 20 JUARA I SMADA SPORT CHAMPIONSHIP 2019



Minggu tanggal 24 Februari 2019 dalam final Smada Sport Championship 2019 yang diselenggarakan di Gedung ITS, Tim Futsal SMA Negeri 20 Surabaya menundukkan Tim Futsal SMK Negeri 5 Surabaya dengan skor 3 – 2, ini merupakan prestasi yang kesekian kalinya yang diraih Tim Futsal SMA Negeri 20 Surabaya.

Tim futsal SMA Negeri 20 Surabaya sebagai juara I  mendapatkan uang pembinaan, piagam penghargaan. Panitia mengharapkan, dalam kompetisi futsal Smada Sport Championship 2019  ini dapat menjadi wadah untuk talenta-talenta muda dapat mengembangkan dan mengasah potensi di futsal dan mengasah sportivitas peserta.

Faris Afrianto,S.Pd. selaku Pembina Tim Futsal SMA Negeri 20 Surabaya merasa bangga dan senang dengan raihan prestasi kali ini karena untuk menjadi juara dalam kompetisi ini dibutuhkan perjuangan dan mental juara. Banyak tim-tim tangguh yang menjadi peserta.





SMA NEGERI 20 MENDAPAT KUNJUNGAN POLDA JAWA TIMUR







Angka kecelakaan di Indonesia masih cukup tinggi dan sayangnya, rata-rata orang yang terlibat kecelakaan, baik korban maupun pelaku masih diusia produktif, yakni usia 17-35 tahun. Maka itu, guna meminimalisir angka kecelakaan, khususnya di usia produktif, polisi menggelar Millennial Road Safety Festival.
Sekedar diketahui, kejadian laka lantas di tahun 2018 di seluruh Indonesia ada 107 ribu lebih kejadian laka lantas, dengan jumlah korban luka ringan 129 ribu lebih, korban luka berat 13 ribu lebih, dan korban meninggal 29 ribu lebih serta rata-rata korban terbanyak di usia 17-35 tahun.

Maka itu, Korlantas Polri menggelar kegiatan Millennial Road Safety Festival di 34 provinsi se-Indonesia untuk menyadarkan dan mengedukasi kaum milenial dalam berlalu lintas. Secara resmi, kegiatan itu digelar sejak 2 Februari-31 Maret 2019 mendatang, yang mana 34 Polda se-Indonesia melakukannya pula secara serentak, salah satunya Polda Jawa Timur.

Guna mensukseskan kegiatan tersebut Ditlantas Polda Jatim datang Ke SMA Negeri 20 Surabaya untuk mensosialisasikan program Millennial Road Safety Festival tahun 2019 dengan cara menjadi Pembina upacara pada tanggal 25 Februari 2019.

Kegiatan Millennial Road Safety Festival merupakan kampanye keselamatan berlalu lintas, yang secara spesifik ditujukan pada kelompok millennial yang berusia 17-35 tahun. Kampanye keselamatan itu diharapkan punya dampak positif bagi masyarakat, khususnya dari segi keselamatan.

Tujuan digelarnya kegiatan Millennial Road Safety Festival diantaranya membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi millennial dan meningkatkan kualitas keselamatan di jalan serta menurunkan tingkat fatalitas korban laka.


Minggu, 10 Februari 2019

Workshop Peran Guru Menghadapi Pendidikan Abad 21

 Untuk Menyiapkan Peserta Didik Di Era Revolusi Industry 4.0




Jumat 7 Februari 2019, bertempat di ruang serba guna, SMA Negeri 20 mengadakan workshop dengan tema   “ Peran Guru Menghadapi Pendidikan Abad 21 Untuk Menyiapkan Peserta Didik Di Era Revolusi Industry 4.0.”  Seluruh guru menjadi peserta workshop . Dalam sambutannya kepala sekolah Dra. Titik Hariani, M.M. mengatakan bahwa saat ini guru menghadapi persoalan pendidikan yang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kegiatan workshop ini sangat penting yang dapat dijadikan bekal untuk menghadapi era revolusi industry 4.0.

Sebagai nara sumber  H.Martadi,  Dr.M.Sn. ,seorang  yang cukup dikenal di dunia pendidikan. Beliau mengatakan bahwa tantangan seorang guru tidak hanya untuk memandaikan seorang peserta didik saja tetapi yang paling penting adalah membentuk  karakter  sang siswa. Di samping itu sekolah  harus menciptakan sinergi yang harmonis dengan orang tua peserta didik.

Di era revolusi industry 4.0 ini banyak orang tua yang yang tidak mau tahu tentang tanggung jawab mendidk anak. Semua diserahkan kepada guru dan sekolah. Orang tua hanya menunggu hasil pendidikan dari sekolah. H.Martadi, Dr.M.Sn. mengatakan bahwa yang menentukan kesuksesan seorang anak adalah orang tuanya. Dibalik kehebatan seorang anak ada orang tua yang hebat.

Dra.Titik Hariani,M.M, selaku Kepala sekolah mengharapkan dengan adanya workshop ini SMA Negeri 20 Surabaya bisa menjadi sekolah yang bisa menghasilkan  lulusan-lulusan yang pandai  dan berkarakter. Yang pada akhirnya  masyarakat akan mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMA Negeri 20 Surabaya.
Pri.





Rabu, 23 Januari 2019

Ekskul Taekwondo SMAN 20 Meraih Prestasi





Diujung tahun 2019 Ekskul Taekwondo SMAN 20 Surabaya sudah meraih prestasi yang cukup membanggakan. Dalam kejuaraan Ganesha Taekwondo Championship II yang diselenggarakan pada tanggal 18 - 20 Januari 2019 di GOR Singodimedjo kota Ponorogo meraih juara ketiga Junior Kyorugi U 63 Putra atas nama Aradea Wisnu Wardana

Kejuaraan yang diikuti oleh Aradea Wisnu Wardana kali ini merupakan kejuaraan tingkat provinsi dibawah pengawasan Pengprov Taekwondo Indonesia.

Aradea Wisnu Wardana merupakan atlet taekwondo SMA Negeri 20 Surabaya yang selalu giat berlatih saat kegiatan ekskul Taekwondo. Memang ekskul Taekwondo merupakan salah satu kegiatan ekskul yang banyak meraih prestasi baik dalam kejuaran tingkat kota maupun provinsi.

Selasa, 22 Januari 2019

EKSKUL KARATE SMA NEGERI 20 SURABAYA MENDULANG LIMA EMAS








Dalam kejuaraan antar Dojo Funakoshi tingkat kota Surabaya yang diselenggarakan pada 19 -20 Januari
2019 mendulang 6 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Dengan raihan prestasi ini, mereka berhak
bertanding di tingkat nasional.
Siswa yang meraih emas diantaranya
1. Adam Valencia Basvira kelas XII Mia 3 sebagai juara I Kumite Yunior Putra kelas bebas,
2. Anisaa Amelia yang sekarang duduk di kelas XII Mia 1 meraih juara I Kumite Yunior Putri kelas
bebas,
3. Salwa Masahida kelas X Mia 1 meraih juara I Eksebisi Kumite Yunior +53 Putri
4. Jasmine Zahira M.I. kelas X Mia 5 mendapatkan emas dalam katagori Seni Dasar Perorangan
Eksebisi Yunior Putri
5. Ade Nuryuni M. kelas X IS 2 sebagai juara 1 Kumite Kadet Eksebisi Putri +50 kg
Disamping mereka masih terdapat nama Jessica Davina Tanujaya kelas X Mia 2 mendapatkan dua
medali perak dalam katagori Seni Dasar Perorangan Eksebisi Yunior Putrid an Kumite Kadet Eksebisi
Putri +50 kg. “ Waktu ke depan bisa lebih baik lagi, lebih berprestasi lagi, dan bisa membanggakan
sekolah, orang tua, dan sinpe.” Katanya.
Jasmine Zahira M.I. yang saat ini duduk di kelas X IS 2 meraih medali perak dalam katagori Eskebisi
Kumite Yunior +53 Putri. Gadis belia ini masih ingin berprestasi lebih tinggi lagi.
Adam Valencia Basvira yang paling senior memiliki harapan yang sama dengan para yuniornya